{"id":32701,"date":"2021-06-03T15:00:36","date_gmt":"2021-06-03T08:00:36","guid":{"rendered":"https:\/\/hi.fisip.undip.ac.id\/v1\/?p=32701"},"modified":"2025-09-18T12:03:43","modified_gmt":"2025-09-18T05:03:43","slug":"dibuahi-vol-16-permasalahan-pembangunan-pada-negara-berkembang-studi-kasus-konflik-agraria-wadas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hi.fisip.undip.ac.id\/v1\/id\/2021\/06\/03\/dibuahi-vol-16-permasalahan-pembangunan-pada-negara-berkembang-studi-kasus-konflik-agraria-wadas\/","title":{"rendered":"IRDISH Vol.16: Permasalahan Pembangunan pada Negara Berkembang \u2013 Studi Kasus Konflik Agraria Wadas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Himpunan Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Universitas Diponegoro (HMPS HI Undip) melalui program diskusi bulanan <\/span><b>DIBUAHI (Diskusi Bulanan HI)<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> kembali sukses menyelenggarakan seri ke-16 dengan tema <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cPermasalahan Pembangunan pada Negara Berkembang: Studi Kasus Konflik Agraria Wadas\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring pada <\/span><b>Jumat, 28 Mei 2021<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> pukul 16.00\u201317.40 WIB melalui platform Zoom Meeting.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada kesempatan kali ini, HMPS HI Undip berkolaborasi dengan <\/span><b>Bank Sampah HMHI UI<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> serta <\/span><b>Sabi HMHI UI<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> untuk menghadirkan forum diskusi kritis yang menyoroti dilema antara pembangunan infrastruktur nasional dan keberlanjutan lingkungan hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tema tersebut diangkat dengan latar belakang isu konflik agraria di Desa Wadas, Jawa Tengah, yang menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat maupun pemerintah. Pembangunan infrastruktur yang menjadi proyek strategis nasional kerap dipandang berseberangan dengan kepentingan ekologis dan keberlanjutan lingkungan hidup. Hal ini menciptakan pertanyaan fundamental: apakah pembangunan harus selalu didahulukan dengan mengorbankan kelestarian lingkungan, atau justru keduanya dapat dijalankan secara seimbang?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Melalui diskusi ini, para peserta\u2014yang terdiri dari mahasiswa, akademisi, serta pemerhati isu sosial-politik\u2014didorong untuk mengkaji persoalan pembangunan dari perspektif hubungan internasional dan studi pembangunan, khususnya dalam konteks negara berkembang. Diskusi berlangsung interaktif dengan beragam pandangan yang menekankan perlunya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta perlindungan lingkungan hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kegiatan <\/span><b>DIBUAHI Vol.16<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> ini diharapkan mampu memperkuat tradisi intelektual mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Diponegoro sebagai agen perubahan yang kritis terhadap dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang berkembang di masyarakat. Dengan kolaborasi lintas kampus bersama HMHI UI, forum ini sekaligus menjadi wadah memperluas jejaring diskusi akademik yang relevan dan kontekstual dengan tantangan pembangunan di Indonesia.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Himpunan Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Universitas Diponegoro (HMPS HI Undip) melalui program diskusi bulanan DIBUAHI (Diskusi Bulanan HI) kembali sukses menyelenggarakan seri ke-16 dengan tema \u201cPermasalahan Pembangunan pada Negara Berkembang: Studi Kasus Konflik Agraria Wadas\u201d. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring pada Jumat, 28 Mei 2021 pukul 16.00\u201317.40 WIB melalui platform Zoom Meeting. Pada kesempatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":32702,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[206,1],"tags":[],"class_list":["post-32701","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agenda","category-berita-ind"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hi.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hi.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hi.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hi.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hi.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32701"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/hi.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32701\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32867,"href":"https:\/\/hi.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32701\/revisions\/32867"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hi.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hi.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hi.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hi.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}